BUNUT TV
Pada tahun 2008 RSUD R. Syamsudin, SH kota Sukabumi melakukan revitalisasi promosi kesehatan rumah sakit dan di rekomendasi oleh kementerian kesehatan Republik Indonesia menjadi percontohan pengembangan promosi kesehatan rumah sakit di Indonesia. Sebagai wujud tanggungjawab sosial rumah sakit terhadap upaya peningkatan status kesehatan masyarakat di wilayah rujukan rumah sakit, maka dikembangkanlah sebuah media promosi kesehatan rumah sakit berbasis televisi dengan nama hospital health television channel yaitu channel siaran televisi program promosi kesehatan dengan nama BUNUT TV.
Urgensi keberadaan TV lokal sebagai media pencerahan multistake holder sesuai dengan undang-undang penyiaran terbaru sangat diharapkan dapat menjadi centre of excellent bagi pemberdayaan masyarakat serta penguatan kapasitas sumberdaya manusia yang memiliki nilai tambah
komparatif dan kompetitif untuk mendukung pemerataan pembangunan serta untuk medorong kemandirian individu
BUNUT TV hadir sebagai tanggung jawab sosial rumah sakit akan pemenuhan hak masyarakat untuk mendapatkan informasi kesehatan sebagaimana di rekomendasikan kongres nasional promosi kesehatan ke 5 tahun 2009di Bandung serta menjawab issue
customer ignorance dengan memberikan informasi tambahan bagi pengambilan keputusan klinis berupa second oppinion
Bunut TV dan rintisan production house hadir setelah melalui berbagai kajian dalam pengembangan media promosi kesehatan yang tepat dan menarik bagi masyarakat. Hadirnya BUNUT TV sebagai wujud tanggung jawab sosial rumah sakit terhadap masyarakat agar mampu memelihara dan meningkatkan status kesehatan secara mandiri melalui akses informasi kesehatan secara berkesinambungan.
BUNUT TV diresmikan mengudara pada tanggal 31 Desember 2009 dalam kegiatan December Festival 2009 sekaligus pemberian SYAMSUDIN AWARD yang di hadiri oleh Bpk. Walikota Sukabumi H Mokh Muslikh Abdusyukur SH MSi, Pada acara ini
BUNUT TV memperoleh penghargaan "The Best Creation & Inovation Program". Pada tahun 2010 Bunut TV mengudara pada frekwensi VHF dengan jangkauan siaran 7 km.
Sesuai dengan perkembangan rumah sakit menjadi rumah sakit rujukan wilayah Sukabumi, Bogor, Cianjur dan dinamika perkembangan PKRS tahap berikutnya pasca penetapan pilot project maka BUNUT TV bermaksud memperluas jangkauan siaran dengan meningkatkankan power transmitter /pemancar TV dan peralihan gelombang frekwensi TV dari VHF ke UHF sehingga daya pancar bisa diterima di wilayah rujukan regional jawabarat bagian selatan (sukabumi, Cianjur dan sebagian kab. Bogor. )