PKRS > RSUD R. Syamsudin, SH
RIWAYAT SINGKAT RSUD R. SYAMSUDIN, SH KOTA SUKABUMI
Rumah sakit yang menjadi kebanggaan masyarakat Kota Sukabumi semakin berkembang, demi mendukung visi misi Kota Sukabumi sebagai pusat pelayanan kesehatan. Rumah sakit yang di kenal dan terkenal dengan nama RS Bunut ini yang memiliki sejarah yang panjang sehingga mampu berdiri seperti sekarang ini:
Berawal dari rumah sakit yang berdiri pada tanggal 9 September 1920 dengan nama GEMEENTE ZIEKEN HUIS yang berdasarkan SK Directuur Van Binenlands Bestuur. Kemudian pada tahun 1932 rumah sakit ini di jual kepada VEREENIGING VAN VROWEN TOT HET VERPLEGEN VAN ZIEKEN EN HARTDELDFER EERE GODS EN LIEVDE TOT DENASTE ONDER DIZIEKEN PRUEK TOEVLOECHT IN LEIDEN, kemudian rumah sakit ini dijual kembali kepada P.GULIEK AL MERE SERAPHINE sebagai Eigendoms Perseel atas nama Roma Khatolik pada tanggal 27 Februari 1939, sejak tanggal 1 januari 1943 pengelolaannya di alihkan kembali kepada SOEKABOEMI ST dibawah kepala bagian Kesehatan Bogor Ayu dengan ditinjuk pula wakil dari misi Roma Khatolik untuk menjalankannya dan dinamakan RUMAH SAKIT ST. LIDWINA.
Sejak tanggal 8 Desember 1952 pengelola rumah sakit ST. LIDWINA dibawah pemerintahan kota kecil Soekaboemi, berdasarkan SK Menteri Dalam Negeri RI No. 362 pada tanggal 14 Maret 1979 dan SK Menteri Kesehatan RI No. 51 rumah sakit ini pengelolanya di serahkan pemerintah Daerah Tingkat II Kota Madya Sukabumi dan diberi nama RUMAH SAKIT UMUM DAERAH R. SYAMSUDIN, SH, dengan status rumah sakit kelas C, kemudian pada 10 Juni 1993 berdasarkan SK Wali Kota Madya Dati II Sukabumi No. 5/1993 rumah sakit ini di tetapkan sebagai UJI COBA UNIT SWADANA DAERAH. Berdasarkan SK Menteri Kesehatan RI No. 494/SK/V/94 tanggal 30 Mei 1994 RSU R. Syamsudin, SH di tetapkan sebagai RUMAH SAKIT UMUM KELAS B NON - PENDIDIKAN, kemudian sejak tanggal 17 Maret 1995 sesuai dengan SK Menteri Dalam Negeri No.445. 32.208 ditetapkan sebagai rumah sakit Swadana.
Berdasarkan SK Ditjen Yan Medik Depkes RI No.2 YM 02.03.3.5.5843 tanggal 22 April 1998 RSUD R. SYAMSUDIN, SH mendapat Sertifikat Akreditasi Rumah Sakit Dengan Status Akreditasi Penuh Untuk Lima Standar Pelayanan meliputi:
Administrasi Manejemen, Pelayanan Medis, Pelayanan Gawat Darurat, Pelayanan Keperawatan dan Rekam Medis.
Dan untuk lebih maju lagi sesuai dengan SK Ditjen Yan Medik No; 00.03.2.2.154 pada tanggal 27 Januari 2003 RSUD R. SYAMSUDIN, SH mendapatkan kembali sertifikat akreditasi rumah sakit Status Akreditasi Penuh Untuk 12 Pelayanan melipiti: Administrasi Menajeman, Pelayanan Medis, Pelayanan Keperawatan, Rekam Medis, Farmasi, K3, Radiologi, Laboratorium, Kamar Operasi, Pengendalian Infeksi Rumah Sakit dan Perinatal Resiko Tinggi.
Pada tahun 2006 RSUD. R. Syamudin, SH menjadi rumah sakit PONEK untuk keselamatan ibu dan anak, dan pada tahun 2007 RSUD. R. Syamsudin, SH ditunjuk sebagai salah satu rumah sakit untuk rujukan Avian Influenza (AI) di Jawa Barat dengan mendapat fasilitas alat-alat perawatan avian influenza dari Depkes/Menkokesra. Terjadi perubahan kelembagaan rumah sakit dai swadana menjadi badan layanan umum daerah (BLUD) dan mulai dilaksanakan sertifikasi ISO, serta menjadi Rumah Sakit Jejaring Pendidikan bagi Fakultas Kedokteran.
RSUD. R. SYAMSUDIN, SH menjadi salah satu rumah sakit yang menjadi percontohan PKRS se-indonesia oleh Departemen Kesehatan Republik Indonesia serta mendapatkan sertifikasi ISO 9001- 2000 IWA 1 pada tahun 2008. Sedangkan sertifikasi ISO 9001- 2008 IWA 1 didapatkan pada tahun 2009, RSUD. R. Syamsudin, SH menjadi mitra Benchmark bagi rumah sakit lain di dalam dan luar Pulau Jawa
Nama-nama pimpinan rumah sakit R. Syamsudin, SH Kota Sukabumi (setelah berakhir masa jabatan):
Dr. Purwoko Masa Jabatan: 1952-1964
Dr. Slamet Santoso Masa Jabatan: 1964-1984
Dr. H. Gusti M. Hussaini, Sp. M Masa Jabatan 1984-1988
Dr. Mulyono Maksoem, Sp. A Masa Jabatan: 1988-1992
Dr. Kosasih, SKM Masa Jabatan: 1992-1993
Dr. Wibisono Suwarno, MMR Masa Jabatan: 1993-2002
Dr. H. Suherman, MKM Masa Jabatan: 2002-Sekarang.